Search

Awas, Makan Sayur dan Buah Segar Ancam Penurunan Kualitas Sperma - Tempo

TEMPO.CO, Jakarta - Konsumsi makanan mentah kini mulai menjadi tren. Walaupun alamiah tanpa proses memasak, pemilihan material makanan mentah harus cermat karena tidak semua sayur dan buah segar aman.

Konsumsi sayuran dan buah-buahan yang terpapar pestisida berbahaya, terutama untuk kaum Adam. Kandungan pestisida dapat mempengaruhi jumlah sperma. Berdasarkan penelitian yang dilansir laman Boldsky, peneliti mengatakan tidak perlu panik menghadapi fakta ada penurunan dalam jumlah sperma karena pestisida.

Peneliti membandingkan jumlah sperma dari sekelompok orang yang makan makanan yang terpapar pestisida dengan kelompok orang yang makan makanan murni. Ternyata, hasilnya mengatakan bahwa hanya sedikit perbedaan jumlah sperma rata-rata.

Pada dasarnya, sebagian besar kaum pria saat bercinta tidak terlalu terobsesi tentang kualitas sperma namun lebih fokus pada performa, stamina, dan ukuran. Meskipun bagi sebagian pria kualitas sperma bukanlah hal yang penting, bagi pria yang mendambakan buah hati dan bercita-cita menjadi seorang ayah perlu berhati-hati untuk menentukan pilihan makanan, terutama buah-buahan dan sayuran segar.

Kita semua tahu ada penelitian lain yang mengatakan bahwa kualitas sperma menurun dengan perubahan zaman. Artinya, laki-laki saat ini mengalami penurunan jumlah sperma dibandingkan dengan nenek moyang. Para peneliti melakukan identifikasi pestisida memberikan kontribusi terhadap penurunan jumlah sperma di seluruh dunia.

Bukan hanya pestisida faktor penyebab turunnya kualitas sperma. Ada faktor lain, seperti pencemaran lingkungan, penggunaan gawai secara berlebihan, dan juga estrogen.

Let's block ads! (Why?)



"sayur" - Google Berita
November 06, 2019 at 05:35PM
https://ift.tt/2NkXpAK

Awas, Makan Sayur dan Buah Segar Ancam Penurunan Kualitas Sperma - Tempo
"sayur" - Google Berita
https://ift.tt/2MUT4Fn

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Awas, Makan Sayur dan Buah Segar Ancam Penurunan Kualitas Sperma - Tempo"

Post a Comment

Powered by Blogger.