Search

Ketika Tubuh Kekurangan Buah dan Sayuran (2-Habis) - Republika Online

Kelebihan berat badan mengintai mereka yang kurang buah dan sayuran.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tidak semua orang menyukai buah dan sayuran, meski mengetahui betapa penting untuk mengonsumsinya. Mulai dari nutrisi penting seperti vitamin, mineral, dan lainnya yang bermanfaat untuk tubuh ada di buah dan sayur.

Dilansir The Healthy, ada beberapa hal yang mungkin perlu lebih Anda ketahui, mengapa buah dan sayuran perlu dikonsumsi:

Terkena diabetes
Kenaikan berat badan sering dikaitkan sebagai penyebab diabetes. Anda juga meningkatkan risiko diabetes saat makan makanan berlemak dan olahan.

"Karena kelebihan berat badan adalah faktor risiko paling penting untuk diabetes mellitus tipe 2, penelitian telah menunjukkan bahwa peningkatan konsumsi sayuran dan buah mungkin secara tidak langsung mengurangi kejadian itu," kata Moore.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Diabetes Investigation menemukan bahwa makan lebih banyak sayuran berdaun hijau, beri, serta sayuran kuning dikaitkan dengan risiko diabetes yang lebih rendah. Selain itu, jika Anda adalah penderita diabetes, maka tidak mengonsumsi buah dan saturan dapat semakin  memperburuk kondisi.

“Penderita diabetes yang mengonsumsi karbohidrat seperti roti, nasi, pasta, dan atau makanan olahan dapat menyebabkan gula darah melonjak tak terkendali,” kata Moore.

Tekanan darah meningkat
Mengonsumsi makanan yang mengandung banyak natrium dan tidak diimbangi dengan buah, serta sayuran pasti akan meingkatkan tekanan darah. Karena itu, fokus pada diet seperti  diet Mediterania atau Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH), dapat mencegah tekanan darah tinggi.

Jenis diet tersebut membuat orang-orang lebih banyak mengonsumsi buah-buahan dan sayuran kaya nutrisi seperti  kalium, kalsium, dan magnesium dan rendah sodium. Tentunya, ini membantu mengurangi natrium dalam diet Anda, sehingga menurunkan tekanan darah.

Penyakit Jantung
Makan banyak buah dan sayur dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan strok, salah satunya karena efek penurunan tekanan darah. Sebuah penelitian jangka panjang berskala besar yang diterbitkan dalam British Medical Journal menunjukkan bahwa orang menurunkan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular sebesar empat persen untuk setiap porsi buah dan sayuran yang mereka makan.

Depresi
Para peneliti mulai melihat hubungan antara apa yang orang-orang konsumsi dan kesehatan mental. Sebuah studi besar menemukan bahwa orang yang makan lebih banyak buah dan sayur cenderung menurunkan risiko terkena depresi.

Belum diketahui secara pasti mengapa buah dan sayur memiliki efek perlindungan untuk kesehatan mental, namun Moore mengatakan kekurangan nutrisi seperti asam pantotenat dan vitamin B6 mungkin bisa menjadi penyebab depresi.

Let's block ads! (Why?)



"sayur" - Google Berita
November 12, 2019 at 09:22AM
https://ift.tt/2O5vXWy

Ketika Tubuh Kekurangan Buah dan Sayuran (2-Habis) - Republika Online
"sayur" - Google Berita
https://ift.tt/2MUT4Fn

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Ketika Tubuh Kekurangan Buah dan Sayuran (2-Habis) - Republika Online"

Post a Comment

Powered by Blogger.