Search

Jelang Imlek Harga Sayur di Sekadau Naik, Cabai Rp 80 Ribu Perkilonya - Tribun Pontianak

SEKADAU - Jelang Imlek dan sesudah Imlek diperkirakan harga sayuran tetap naik di Kabupaten Sekadau, Jumat (24/1/2020). 

Titin satu diantara penjual sayur di pasar sayur Sekadau menyebutkan saat ini sudah ada beberapa jenis sayur yang mengalami kenaikan.

Hal ini dikarenakan beberapa sayuran didatangkan dari luar kota Sekadau, bahkan ada pula dari luar pulau.

Akan terkendala kedatangannya karena banyak dari penyuplai sayuran tersebut yang merayakan hari raya Imlek.

Jelang Imlek 2020, Ini Agenda Forkopimka Belitang Bersama Elemen Masyarakat

Menurut Titin hal ini sudah biasa setiap menjelang hari raya, tidak hanya hari raya Imlek.

Kenaikan harga sayuran terlihat dari harga cabai yang sebelumnya perkilogram Rp 50.000,00 sekarang naik menjadi Rp 80.000,00. 

Tak hanya cabai, timun juga mengalami kenaikan hingga saat ini Rp 15.000 perkilogram

Untuk Terong juga juga naik menjadi Rp 18.000 perkilogram

"Sekarang udah mulai naik lagi untuk sayuran yang dari luar kota. Tapi kalau sayuran dari dalam kota harganya masih sama. Naik juga tidak terlalu banyak," ungkapnya

Titin menyebut meski harga sayuran mulai naik, masyarakat tidak banyak yang memprotes.

"Ya mau gimana lagi, kalau kita sudah perlu kan ya tetap dibeli," ucapnya saat ditemui di lapak sayur miliknya.

Titin pun memperkirakan kenaikan harga tersebut dapat bertahan satu hingga dua minggu. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Let's block ads! (Why?)



"sayur" - Google Berita
January 24, 2020 at 05:16PM
https://ift.tt/30Vzpcv

Jelang Imlek Harga Sayur di Sekadau Naik, Cabai Rp 80 Ribu Perkilonya - Tribun Pontianak
"sayur" - Google Berita
https://ift.tt/2MUT4Fn

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Jelang Imlek Harga Sayur di Sekadau Naik, Cabai Rp 80 Ribu Perkilonya - Tribun Pontianak"

Post a Comment

Powered by Blogger.